Blogumulus by Roy Tanck and marewa

30 October 2009

Yuni Shara – Kucari Jalan Terbaik

 

 

 

 

 

 

lirik lagu dan lagu

Yuni shara - Kucari Jalan Terbaik

Sepanjang kita masih terus begini
Takkan pernah ada damai bersenandung
Kemesraan antara kita berdua
Sesungguhnya keterpaksaan saja
 
Senyum dan tawa hanya sekedar saja
Sbagai pelengkap sempurnanya sandiwara
Berawal dari manisnya kasih sayang
Terlanjur kita hanyut dan terbuang

Reff:
Kucoba bertahan mendampingi dirimu
Walau kadangkala tak seiring jalan
Kucari dan selalu kucari jalan terbaik
Agar tiada penyesalan dan air mata
Senyum dan tawa hanya sekedar saja
Sbagai tanda sempurnanya sandiwara
Berawal dari manisnya kasih sayang
Terlanjur kita hanyut dan terbuang


Back to Reff
Kucari dan selalu kucari jalan terbaik
Agar tiada penyesalan dan air mata

download lagunya : kucari jalan terbaik

# Direlease dari lagu pance pondang

26 October 2009

Sebuah Perenungan


baca atau klik disini
dikutip dari catatan harian, Kamis. 03-Februari-2009 02.24 am,
di malam tak bisa merem, di malam saat usiaku bertambah.


Entahlah……judul posting diary kali ini kuberi judul : “sebuah perenungan”..Perenungan untuk apa?
Tapi tunggu dulu....jangan samakan perenunganku ini dengan berkhayal, aku akan sakit hati jika cara berpikirku ini dianggap sebagai impian belaka…ini hanya renungan yang biasa-biasa saja…untuk sebuah dunia yang lebih …2X.tahun, telah kulalui…


Mengutip dari perkataan seorang teman, bahwa fragmen cerita film yang terbaik ialah film kehidupan kita sendiri….. Ya, film itu tentang hidup kita sendiri, dengan kita dan org2 yg ada sekitar dunia kita, dalam sudut pandang ini… aku sebagai aktornya. Dengan skenario yang terkadang begitu mulus, begitu mudah, karena ada campur tangan kita semua di dalamnya. Skenario yang dihasilkan itu kadang begitu menyenangkan, dan kita bisa begitu merasa sangat senang melakukannya. Tapi, tahukah kamu...terhadap dunia yang harus kulakoni?, tak semua skenario itu menyenangkan untuk dilakukan olehku (sebagai aktornya). Terkadang ada suatu skenario yang mengharuskan menangis batin, teriak, marah, tak peduli suasana hatiku, Adakalanya pula, Tuhan bertindak sebagai sutradara itu menempatkan aku pada scene-scene yang melibatkan tawa, senyum, keceriaan, harapan, padahal hati kecilku itu teramat tau..diri, ini sungguhnya aku TIDAK SEBERUNTUNG dan TIDAK SEKUAT itu.


Bukan hanya tuntutan skenario yang terkadang berubah2..ada banyak faktor yang kadang menyebabkan masa produksi film ini begitu melelahkan jiwa. Terkadang ada kejar tayang, ada deadline, yang meminta pengorbanan dan kesabaran ku. Karena harus kuakui, aku sudah terikat kontrak ekslusif dengan Production House ini(Dunia) sampai waktu yang ditentukan tanpa ku ketahui, sehingga aku tidak bisa lari menghindar. Ketika panggilan syuting datang, mau tak mau, aku harus terus menjalani. Well, sebenarnya tidak selalu dan seburuk itu. Bahkan dalam film ini, aku masih ingat dan mengenang banyak scene-scene menyenangkan. Ada saat-saat keberhasilan, kemudahan, kado yang terindah dari persahabatan, ketulusan, dan yang bagian terbaiknya tentulah : HIDAYAH. Kejutan itu merupakan salah satu scene terbaik dalam hidupku dan yang kusuka. Pernahkah kamu mengalaminya?. Pernahkah pada suatu scene dalam hidupmu, kamu merasa begitu DOWN(merasa tidak berguna hidup?), and semua terlihat berjalan tidak seperti yang kita inginkan?. Tapi apa? Apa yang akan kamu dapatkan di episode berikutnya? Yayayaya…..ternyata ada kejutan manis yang ALLAH janjikan. Sungguh, hanya Dialah ALLAH : SUTRADARA TERBAIK di alam semesta ini. Dengan segala kejutan-kejutannya


Dalam produksinya, aku selaku aktor juga tidak boleh merasa SOMBONG. Karena dalam setiap adegan terbaikku atau adegan terburukku, atau bahkan adegan lain yang biasa-biasa saja itu : selalu saja ada peran orang lain di dalamnya. Apa jadinya aktor tanpa produser, sutradara, kameramen, penata rias, lighting dsb. Hal ini sama saja dengan mengakui bahwa keberhasilan ku tak kan pernah bisa terwujud tanpa ALLAH, orang tua, keluarga, sahabat, guru, dan orang lain disekitarku:). Dan sekian banyak orang-orang yang memberikan arti dalam hidupku.


Percayalah, film KEHIDUPANku ini sungguhlah menarik. Bahkan, tahu kah kamu?. Selama 2X tahun lebih aku terlibat dalam pembuatan film ini, aku bahkan tidak pernah terbersit bagaimana ENDING sesungguhnya.
Sejak 2X tahun yang lalu, hanya ada 3 kata kunci yang diberikan padaku : rizki, jodoh, maut. Hanya tiga kata kunci yang teramat sederhana, bahkan cenderung aku sering melupakannya.
Inilah aku, dengan segala kekurangannya…. dalam duniaku. kini usiaku ….2X sekarang, 3 Februari 2009, …. tahun


Bagaimana nantinya?, 5 tahun lagi? 10 tahun lagi?. Bagaimana pekerjaan ku kelak : jadi Gurukah, wirausahawankah atau menjadi karyawan yang biasa-biasa saja seperti sekarang ini?. Bagaimana tubuhku? Perkembangan fisikku? : bertambah gendutkah?, kuruskah? atau mungkin tambah tinggi?.(yang jelas, pasti tambah umur, hehehe…)


Bisakah aku naik haji bersama istriku 5 atau 6 tahun kedepan, siapa calon istriku itu? apa dia bahagia?, atau bagaimana?. Lalu, bagaimana dengan hidupku sesudah menikah? atau masih menunggu?. Apa aku akan punya anak-anak yang saleh/salehah yang lucu2: anak-anak kecil,...apakah mereka yang akan mengisi rumah ku?. Apa aku bisa memulai membangun keluarga islami, Apakah aku akan pacaran lama atau bahkan tanpa pacaran?.


Dan yang terpenting ialah : bagaimana IMAN dan AMALku di masa yang akan datang?. Semoga selalu ISTIQAMAH!.Selalu TETAP dalam PERBAIKAN DIRI. Konsisten dengan impianku : menjadi seorang mukmin yang baik. yaitu mukmin yang panjang umurnya & panjang amalnya?. Seperti para shaleh-shaleh terdahulu.Untuk yang satu ini, rasanya aku tidak cukup hanya meraba. Harus BERUSAHA: Aku harus berpikir AKHIR di saat AWAL?. Membangun sebuah peta kehidupan, mengejar TAKDIR YG BAIK. Berusaha yang terbaik sampai AKHIR!!. Bukankah TUHAN tidak akan mengubah keadaan suatu kaum bila kaum tersebut tidak merubah keadaannya sendiri?" (QS:13:11=My Lovely Motto).


So, Keep on MOVING .. cukuplah Allah sebagai penilai. Lakukan yang terbaik selama masih diberi kesempatan hidup di DUNIA ini. Tak ada manusia yang terlahir sempurna..
Tapi, jangan pernah lupa : Film Dunia tidak mengenal : "AKTING".

(Have U got What i means??). .... Hehehe... ^_^